BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala BPBD Palangka Raya, Emi Abriyani mengatakan, sejak awal tahun 2021 pihaknya mencatat ada 5 kejadian kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla.
"Sejak Januari sampai April ini sudah ada 5 kejadian Karhutla," katanya saat ditemui Borneonews di kantor Wali Kota, Rabu 21 April 2021.
Selama ini kata Emi, pihaknya terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Hal itu untuk mencegah terjadinya Karhutla ditengah pandemi Covid-19.
"Kita juga terus berpatroli pada kawasan yang rawan karhutla. Masyarakat selalu kita ingatkan agar tidak membakar lahan. Dampaknya akan sangat buruk jika terjadi bencana karhutla ditengah pandemi ini," ujarnya.
Kebakaran lahan terbaru terjadi di Jalan Alson I dan di Jalan Victoria Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Selasa 20 April 2021.
--page
Ia menduga kebakaran ini sengaja dilakukan oleh warga yang ingin membuka lahan. "Di lokasi tersebut ada bekas tebasan rumput dan lahan sudah dibersihkan dengan rondap, karena kalau sudah dirondap tinggal lempar saja apinya pasti terbakar," ungkapnya. (HENDRI/B-6)









