BORNEONEWS, Palangka Raya - Nasib malang dialami seorang bayi laki-laki berusia 2 hari dari pasangan Heriono (35) dan Yayu Lestari (25) warga Jalan Panenga 9, Kelurahan Kereng Bangkirai, Kota Palangka Raya ini bergelut dengan tumor di dahi kepala.
Di usianya yang masih sangat belia, bayi malang ini harus hidup memprihatinkan lantaran ada benjolan seukuran bola pimpong tepat di dahi hingga hampir menutup kedua matanya.
Menurut sang bapak yang berprofesi sebagai buruh serabutan ini mengatakan anak bungsunya dilahirkan secara normal di rumah kontrakan.
Saat lahir sudah ada semacam gumpalan darah di dahi anaknya. "Saya kira itu darah yang menempel saja, tapi ternyata setelah saya bersihkan tidak mau hilang," ucap Heriono yang mempunyai 4 anak, Kamis 17 Juni 2021.
Kehidupan pasangan ini pas-pasan, namun atas bantuan warga dan Ketua RT setempat dengan cara memviralkannya malalui media sosial akhirnya keluhan pasangan ini terjawab.
--page
Lurah Kereng Bangkirai, Fitriyaturrahman bersama petugas kesehatan dari Puskesmas serta Dinas Sosial Kota Palangka Raya mengunjungi kediaman Heriono tadi siang.
Berdasarkan pemeriksaan awal dari dokter Puskesmas Kereng Bangkirai dr Erick D Sinulingga mengatakan bahwa bayi itu mengidap hemangioma atau sejenis tumor pada bayi.
"Dan ini harus segera kita lakukan operasi," kata Erick saat dikonfirmasi awak media.
Kini sang bayi mungil ini telah dirujuk ke RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut hingga operasi. (PARLIN TAMBUNAN/B-6)









