BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemko Palangka Raya perkuat penggunaan digitalisasi dalam rangka wewujudkan smart economy atau ekonomi cerdas sebagai bagian dari visi misi kepala daerah.
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan, Harry Mariadi mengatakan, hal itu sejalan dengan RPJMD tahun 2018-2023.
"Untuk tahun 2021 ini kita fokus meningkatkan daya saing berbasis SDM untuk terwujudnya masyarakat ekonomi cerdas," katanya, Selasa 13 Juli 2021.
Salah satu yang diprioritaskan yakni digitalisasi pembayaran melalui QR code indonesia standard bagi UMKM dalam meningkatkan kualitas layanan pada proses transaksi.
"Hadirnya QRIS sebagai platform digital untuk mendukung proses transaksi non tunai pembayaran elektronik secara lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya," tuturnya.
Sementara itu, Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan Perindustrian Kota Palangka Raya mencatat ada 14.448 unit UMKM di wilayah setempat.
--page
Kondisi ini menjadikan UMKM sebagai sasaran yang jelas bagi arahan kebijakan tahunan RPJMD 2018 - 2023. (HENDRI/B-11)









