BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekda Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu meminta agar data penerima vaksin keluarga bisa diinput secara sistematis dalam pelaporan capaian vaksinasi Covid-19 kota setempat.
"Ini sangat penting supaya lebih mudah untuk mengetahui siapa yang sudah divaksinasi atau yang belum," katanya, Sabtu 28 Agustus 2021.
Data penerima vaksin yang terdiri dari anak-anak, ibu hamil dan ibu menyusui dalam satu keluarga tersebut dimasukan dalam pelaporan Satgas Covid-19 setempat untuk mengetahui persentase capaian vaksinasi secara keseluruhan.
"Targetnya adalah 70 persen capaian vaksinasi. Jadi semua data penerima vaksin harus masuk dalam sistem pelaporan atau website," terangnya.
Hera mengatakan sektor yang berperan penting dalam vaksinasi keluarga, yakni Dinas Kesehatan dan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat.
--page
Dalam pelaksanaannya akan dilaksanakan oleh bidan-bidan yang sudah mendapat sertifikat sebagai vaksinator. Namun tidak menutup kemungkinan juga bidan yang belum bersertifikat bisa untuk menyuntikkan, jika memang memenuhi kriteria dan kemampuan.
"Vaksin berbasis keluarga ini diharapkan dapat memutus penyebaran Covid-19 klaster keluarga," pungkasnya. (HENDRI/B-5)









