PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekda Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu mengatakan, realisasi pencapaian cakupan jaminan kesehatan atau Universal Health Coverage (UHC) terkendala anggaran.

"Tentunya ada keterbatasan dalam pencapaian UHC, yakni kemampuan dari dana daerah yang sangat terbatas, sehingga perlunya kerja sama dan koordinasi untuk sama-sama mencapai target yang diinginkan," katanya.

Hal ini disampaikan Hera dalam rapat Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan Utama (FKPKU) Semester II, Selasa 28 September 2021. Acara ini membaha tentang capaian UHC di Kalteng yang disajikan BPJS Kesehatan.

"Target kita 95 persen masyarakat masuk dalam UHC namun sampai September baru 84,33 persen. Meski jumlahnya cukup baik namun masih diperlukan inovasi agar semua tercapai," ungkapnya.

UHC merupakan upaya pemerintah menjamin seluruh masyarakat mempunyai akses untuk kebutuhan pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif yang berkualitas dan efektif.

--page

Untuk meningkatkan capaian target tersebut pihaknya berupaya melakukan pencocokan data nomor induk kependudukan (NIK) serta mempersiapkan anggaran melalui APBD perubahan tahun depan. (HENDRI/B-6)