PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sebagai upaya membantu UMKM khususnya di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Bupati Kobar Nurhidayah melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding atau MoU bersama Ok Oce, Kamis, 30 September 2021 pukul 09.00 WIB.

Penandatanganan tersebut dilakukan melalui aplikasi pertemuan online bertajuk 'Ngobrol Penuh Inspirasi' (Ngopi). Acara diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kobar dan dihadiri 500 lebih peserta dari beberapa instansi terkait maupun pelaku usaha.

Penandatanganan itu bertujuan untuk membantu para pelaku UMKM dan ekonomi kreatif di Kobar supaya bisa lebih berkembang dengan penggerak Ok Oce Forever. 

Acara diawali dengan kegiatan Ngopi bareng menghadirkan narasumber, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno bersama Bupati Kobar Nurhidayah.

Dalam pemaparan mengenai Gerakan Sosial Ok Oce oleh Ketua Umum Ok Oce Forever Esti Ginting menyatakan bahwa Ok Oce Forever memiliki misi, menciptakan lapangan kerja berbasis kewirausahaan sosial dan digital. 

--page

Kemudian, dalam pemaparan lain, Sandiaga Uno juga menjelaskan mengenai hal bagaimana meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan, mengurangi kesenjangan sosial serta membantu UMKM untuk naik kelas 

Kegiatan dilanjutkan perkenalan dengan ketua Persatuan Gerakan Ok Oce (PGO) Iim Rusyamsi selaku payung gerakan Ok Oce dan Ketua Ok Oce Forever Kobar, Fahrian Eko Santoso. 

Dengan mengangkat tema “The Best Destination Of Borneo Indonesia” melalui optimalisasi sumber daya dan produktifitas pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif UMKM di Kobar, diharapkan dapat mengangkat sektor pariwisata dan ekonomi yang terpuruk akibat pandemi Covid-19.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kobar Kobar menyampaikan kepada Menteri tentang gambaran umum geografis, ekosistem flora dan fauna serta destinasi pariwisata yang ada wilayah setempat.

Hj Nurhidayah mengatakan, destinasi pariwisata unggulan di Kobar adalah Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) yang menjadi sasaran utama wisatawan mancanegara terutama dari benua Eropa.

--page

“Menurut data tahun 2019 wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Kotawaringin Barat sekitar 14 ribu, namun setelah pandemi mengalami penurunan sampai 90% sehingga membawa dampak pada sektor usaha,” kata Bupati

Selain TNTP, Bupati menyampaikan, Kobar juga mempunyai wisata sejarah, religi dan susur sungai. Untuk Ekonomi Kreatif ada batik dan wisata kuliner.

Pemkab Kobar sendiri selalu mensupport dengan kebijakan dan pendampingan untuk sektor wisata dan pelaku usaha yang ada di Kobar. Selanjutnya kepada Sandiaga Uno Bupati juga menyampaikan beberapa kendala dan berharap menteri memberikan dukungan.

Menanggapi pemaparan dari Bupati Kobar, Sandiaga Uno mengatakan bahwa pihaknya menyiapkan beberapa program dari Kementrian Pariwisata. Salah satunya, program bangga Indonesia.

Sandiaga Uno menambahkan, perlu dilakukan pengembangan ekonomi kreatif melalui dunia digital dan gerakan 3G.

Di akhir kegiatan, Ngopi bareng Sandiaga Uno dan Bupati Kobar ditutup dengan saling berbalas pantun dan foto bersama dengan peserta melalui virtual. (WAHYU KRIDA/B-7)