PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Pendidikan Palangka Raya siap untuk menjalankan program dalam menghapus perundungan di lingkungan pendidikan.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Akhmad Fauliansyah saat menghadiri kegiatan Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT) Program Anti Perundungan  di Hotel Grand Mercure Yogyakarta.

Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui sistem luar jaringan (luring) dan melalui virtual zoom meeting atau dalam jaringan (daring). 

Dalam Diskusi tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Provinsi, Kabupaten, dan Kota Regional 1 seluruh Indonesia.

Akhmad Fauliansyah mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan selama 3  hari yaitu pada kamis sampai Sabtu, tanggal 14 hingga 16 Oktober 2021.

--page


“Tadi disampaikan dari Diskusi tersebut terkait Program Anti Perundungan (Roots Indonesia) atau 3 Dosa Pendidikan yakni Perundungan, Kekerasan Seksual, dan Intoleransi, Portal Liga Agen Penguatan Karakter, dan Pemanfaatan Konten Cerdas Berkarakter.” kata Fauliansyah, Jumat 15 Oktober 2021.

Setelah kegiatan DKT Program Anti Perundungan tersebut pihaknya berencana menindak lanjuti pelaksanaan program di daerah.

“Kami siap menyosialisasi program anti perundungan yang dilaksanakan di satuan Pendidikan di Kota Palangka Raya," pungkasnya. (HENDRI/B-7)