BORNEONEWS, Palangka Raya – Bencana banjir yang melanda beberapa wilayah di Kalimantan Tengah (Kalteng) sudah mulai menunjukan penurunan debit air.
Namun walaupun begitu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Pemadam Kebakaran (BPBPK) Provinsi Kalteng, Erlin Hardi mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada.
Menurutnya, dengan kewaspadaan akan membuat masyarakat lebih berhati-hati dalam bertindak. Walaupun terlihat sederhana banjir merupakan bencana yang sewaktu-waktu dapat menelan korban jiwa.
“Masyarakat harus waspada, harus berhati-hati. Sebab, yang namanya bencana itu tidak bisa dipandang remeh tetap ada bahaya yang mengintai,” sebut Erlin Hardi, Jumat 26 November 2021.
“Sejauh ini sudah ada dua laporan korban jiwa meninggal akibat banjir di Barito Selatan,” tambahnya.
--page
Selain itu, ia mengingatkan masyarakat terutama orang tua untuk mengawasi anak-anak mereka, karena biasanya disaat banjir banyak anak-anak yang bermain atau berenang di air tersebut.
“Tentunya orang tua harus mengawasi, karena air banjir ini tidak sehat. Jangan juga dibiarkan bermain tanpa pengawasan, karena bisa berbahaya,” ungkapnya. (HERMAWAN DP/B-5)









