PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Bupati Kotawaringin Barat, Nurhidayah menginginkan setiap program dan kegiatan yang disusun oleh kecamatan harus dapat dirasakan manfaatnya untuk kepentingan umum.

Hal ini disampaikan Nurhidayah saat membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan Pangkalan Lada, tahun anggaran 2023.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kecamatan Pangkalan Lada ini dihadiri oleh Perwakilan DPRD, Sekda dan kepala SKPD serta diikuti seluruh perangkat desa dan kelurahan, Senin, 7 Februari 2022.

Nurhidayah mengatakan Musrenbang merupakan sarana perencanaan pembangunan dengan pendekatan partisipasif karena melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Dalam Musrenbang ini masyarakat diberi ruang untuk terlibat dalam setiap proses tahapan perencanaan pembangunan.

"Pada kesempatan ini setiap usulan rencana kegiatan yang diusulkan haruslah yang benar-benar dapat dirasakan manfaatnya bagi kepentingan masyarakat secara umum," katanya.

Ia menyadari harapan dan kebutuhan masyarakat sangatlah luas dan kompleks, sehingga jumlah usulan rencana kegiatan dan dana yang diusulkan melalui Musrenbang kecamatan ini relatif sangat besar. 

Sementara dimaklumi bahwa sumber dana keuangan sifatnya terbatas. Maka harus dilakukan penetapan skala prioritas, agar arah kebijakan pengembangan dapat berjalan efektif dan efisien.

"Tentu arah kebijakan harus sejalan dengan tema pembangunan yang diusung pada tahun 2023, yaitu akselerasi ekonomi dan sumberdaya lokal disertai peningkatan SDM menuju kobar sejahtera dan mandiri, dengan memprioritaskan pembangunan di bidang pariwisata, pertanian dan infrastruktur untuk meningkatkan pelayanan publik," jelasnya.

Nurhidayah bersyukur berbagai program pembangunan yang telah dilaksanakan secara umum telah menunjukkan keberhasilan yang mana manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Namun pekerjaan kita kedepan tidaklah ringan, era industrI 5.0 menjadi tantangan yang harus direspon secara cepat dan tepat," tuturnya.

--page

Nurhidayah menambahkan jika berbagai tantangan yang masih menjadi fokus perhatian di 2023 adalah penanganan pandemic covid-19 dan pemulihan perekonomian dengan memafaatkan sumber daya lokal. 

"Kami ingatkan kembali ada 3 bidang prioritas yaitu pariwisata, pertanian dalam arti luas dan infrastruktur untuk meningkatkan pelayanan publik," pungkasnya. (DANANG/B-6)