PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Setelah memasuki era Industri 4.0, maka ke depan akan dihadapan dengan era revolusi 5.0. Menyikapi hal ini Bupati Kotawaringin Barat, Nurhidayah mengajak kepada seluruh aparatur daerah hingga tingkat desa dan kelurahan agar bisa segera beradaptasi sehingga dapat menyesuaikan program pembangunan daerah.

Nurhidayah menyampaikan jika pembangunan yang telah dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat beserta seluruh elemen masyarakat selama ini secara umum telah menunjukkan berbagai perubahan dan keberhasilan yang telah kita rasakan bersama hasilnya. Namun pekerjaan ke depan memang tidak ringan, era revolusi industri 5.0 menjadi tantangan yang harus direspon secara cepat dan tepat.

"Era ini juga akan mendisrupsi berbagai aktivitas manusia, hampir berpengaruh di semua aspek. Kebijakan strategis perlu dirumuskan mulai dari kelembagaan, sumberdaya, kualitas riset hingga inovasi dan kreativitas yang seimbang dengan kemajuan teknologi digital," katanya.

Hal ini disampaikan Bupati Kobar Nurhidayah saat membuka Musrenbang RKPD 2023 Kecamatan Kumai, Rabu 9 Februari 2022.

Bupati menyebut Musrenbang kali ini harus dilakukan penetapan skala prioritas agar arah kebijakan pembangunan dapat berjalan efektif dan efisien serta sejalan dengan tema pembangunan yang diusung pada tahun 2023 yaitu 'Akselerasi Ekonomi dan Sumberdaya Lokal disertai Peningkatan SDM Menuju Kobar Sejahtera dan Mandiri, dengan memprioritaskan pembangunan di bidang Pariwisata, Pertanian, dan Infrastruktur untuk Meningkatkan Pelayanan Publik'.

--page

"Pemerintah daerah berupaya dan mengarahkan agar kegiatan pembangunan dapat diusulkan melalui sumber pembiayaan dari pemerintah provinsi, pemerintah pusat maupun melalui dukungan sektor dunia usaha melalui CSR dan NGO," imbuhnya.

Bupati berharap pelaksanaan Musrenbang ini menjadi media interaktif bagi segenap stakeholders kecamatan untuk menetapkan program dan kegiatan kecamatan serta rekomendasi kebijakan guna mendukung implementasi program atau kegiatan tahun anggaran berikutnya.

"Marilah kita membangun komitmen bersama diantara para pemangku kepentingan dalam pencapaian pembangunan yang berkualitas, transparan dan akuntabel," pungkasnya.(DANANG/B-11)