BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Akhmad Fauliansyah mengatakan evaluasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas dilakukan secara berkala dengan melihat sebaran Covid-19.
“Hingga saat ini kami terus melakukan evaluasi PTM kalau ada siswa terpapar maka disarankan lakukan belajar online atau kalau tidak memungkinkan bisa diliburkan sementara," katanya, Jumat 11 Februari 2022.
Sementara itu, Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya Emi Abriyani menyebutkan 12 pelajar dari tingkat SD, SMP dan SMA di kota setempat dinyatakan terpapar virus corona.
Emi mengatakan, hal ini tentunya menjadi peringatan bagi sekolah yang peserta didiknya terpapar Covid-19 agar kegiatan PTM ditutup sementara minimal selama 7 hari.
Sebelumnya, Dinas Pendidikan menerbitkan Edaran Nomor 420/314/ 870.Um-Peg/II/2022 tentang Penyesuaian pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas.
--page
Satuan pendidikan yang berada di Level 4 (Zona Merah) diintruksikan untuk memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau online terhitung sejak 8 Febuari hingga batas waktu yang belum ditentukan. (HENDRI/B-7)









