BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kehadiran program minyak goreng murah dari PT. Citra Borneo Utama (CBU) bagian dari Citra Borneo Indah (CBI) Group di tengah kelangkaan minyak dan mahalnya minyak goreng saat ini sangat dirasakan oleh para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kotawaringin Barat.
Seperti yang diungkapkan Yuliana. Produsen Amplang 3 Putri warga Gang Kapuk RT 1, Desa Sungai Kapitan, Kecamatan Kumai ini mengaku, dengan adanya program minyak goreng kemasan murah per liter Rp 14.000, dari perusahaan milik H. Abdul Rasyid AS sangat membantunya.
Yuliana berharap, program minyak goreng murah dari perusahaan tersebut dapat berlanjut. Mengingat saat ini minyak goreng sulit didapat dan harganya naik signifikan. Sehingga, hal tersebut dikhawatirkan berdampak pada penjualannya.
Kemudian, dalam menggoreng amplang ini tidak bisa jika menggunakan minyak yang tidak berkualitas baik. Sebab, akan mempengaruhi hasil produksi.
Ia mengungkapkan, jika sementara ini hasil gorengan dari 'Minyakita' cukup bagus. Namun, belum tau hasil laboratoriumnya. Semoga, program dari PT. CBU dan kualitas minyak gorengnya baik. Berikut video pengakuan Yuliana:
(DANANG/B-5)









