BORNEONEWS, Palangka Raya - Setelah beberapa waktu lalu muncul surat edaran yang memperbolehkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk seluruh sekolah yang ada di Kota Palangka Raya. Kini Dinas Pendidikan (Disdik) Kota tengah mempersiapakan aturan pelaksanakaan PTM selama Ramadan.
Kepala Disdik Kota Palangka Raya, Akhmad Fauliansyah melalui Kepala Bidang Pembinaan SMP, Muhammad Aswani mengaku masih mempersiapkan pembelajaran bagi peserta didik saat bulan puasa. Karena untuk bulan puasa ada beberapa perbedaan terutama jam belajar.
"Terkait jadwal pembelajaran di bulan puasa, Disdik kota belum mengeluarkan. Kami masih mempersiapkan pengaturannya, tapi ada wacana libur awal dan akhir puasa saja. Jadi selama puasa kita tetap belajar," ucapnya, Jumat, 25 Maret 2022.
Sementara itu kurikulum pembelajaran di bulan puasa, maka Disdik berencana mengisi dengan kurikulum penguatan pendidikan karakter dan penanaman profil pelajar Pancasila. Kurikulum itu berlaku untuk SD maupun SMP.
"Jadi penguatan pendidikan karakter dan penanaman profil pelajar pancasila akan diperkuat dalam kurikukum pendidikan. Karena dengan penguatan karakter dan penguatan pancasila, itu untuk menumbuhan karakter anak dan rasa cintanya terhadap bela Negara," tuturnya.
Asnawi mengatakan penerapan protokol kesehatan di sekolah tetap dijalankan dengan ketat. Karena dalam surat edaran sebelumnya, pelaksanaan prokes menjadi kunci utama dalam pelaksanaan PTM.
--page
"Saya meminta kepada pihak sekolah dan peserta didik untuk tetap menerapkan prokes dengan ketat. Hal itu tidak lain untuk kepentingan bersama dan menjaga kesehatan bersama khususnya antara guru dan peserta didik dari virus covid-19 yang masih ada sampai saat ini," tutupnya. (DONNY D/B-6)









