PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Bupati Pulang Pisau Pudjirustaty Narang mengungkapkan, upaya pencegahan dan penanganan pandemi Covid-19 di Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) menjadi salah satu fokus kebijakan umum keuangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab).

"Kebijakannya masih berupa penanganan kesehatan, penanganan dampak ekonomi dan optimalisasi pelaksanaan penyediaan jejaring pengaman sosial termasuk adalah upaya mendorong capaian vaksinasi dan pemberian insentif tenaga kesehatan," kata Bupati Pulpis saat penyampaian laporan keterangan pertanggungjawaban kepala daerah tahun anggaran 2021.

Taty sapaan akrab Bupati Pulpis itu juga mengungkapkap selain fokus dalam penanganan covid 19, pihaknya tidak mengabaikan prioritas pelaksanaan urusan wajib.

Seperti pelayanan sosial dasar maupun bukan pelayanan sosial dasar serta Pembangunan saran dan prasarana pendukung lainnya.

"Prioritas kebijakan keuangan kita masih terkait urusan peningkatan sarana dan prasarana pendukung pertumbuhan ekonomi, pariwisata dan upaya pengentasan kemiskinan di Pulpis. Selain itu, untuk tunjangan semua ASN di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Pulang Pisau," katanya. 

--page

Ia juga menyampaikan berdasarkan  laporan keuangan daerah tahun 2021 UN AUDITE  pendapatan daerah Pulpis sebesar Rp 944,9 miliar lebih atau mencapai 108,28 persen dari target yang ditetapkan.

Sedangkan untuk belanja daerah yang ditargetkan sebesar Rp854,89 miliar lebih dengan realisasi keuangan mencapai 91,62 atau sebesar Rp785,11 miliar lebih.

"Kemudian untuk pos pembiayaan daerah tahun 2021, penerimaan daerah ditargetkan sebesar Rp70,59 miliar lebih, terealisasi Rp72,32 miliar lebih. Sementara Pengeluaran daerah dialokasikan sebagai penyertaan modal/investasi pemerintah daerah pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dengan target Rp3 miliar dan realisasi sebesar Rp2 miliar," tutupnya. (ang)