PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau akan mengembangkan beberapa potensi komoditas unggulan yang ada di bumi Handep Hapakat, diantaranya, potensi peternakan, tanaman pangan, tanaman hortikultura, tanaman perkebunan, perihanan dan kehutanan.

"Di antaranya, potensi peternakan, tanaman pangan, tanaman hortikultura, tanaman perkebunan, perihanan dan kehutanan," ucap Bupati Pulang Pisau (Pulpis) Pudjirustaty Narang. 

Taty sapaan akrab Bupati Perempuan pertama di Pulpis itu menjelaskan untuk peternakan, potensi yang dimiliki Kabupaten Pulpis adalah sapi potong, kambing, babi, ayam ras petelur, ayam ras pedaging, ayam buras dan itik.

Sedangkan untuk sektor tanaman pangan adalah padi sawah 24.541,5 hektare, jagung 803 hektare, ubi kayu 304 hektare.

"Untuk tanaman pangan, Kabupaten Pulang Pisau merupakan salah satu lumbung padi Kalimantan Tengah dan saat ini Kabupaten Pulpis dijadikan salah satu kawasan penyangga pangan nasional atau food estate," katanya.

--page

Selanjutnya, untuk tanaman hortikultura potensi yang dimiliki adalah buah-buahan, sayuran dan tanaman biofarmaka.

Untuk tanaman perkebunan, komoditas yang dimiliki yakni, karet seluas 40.214 hektare, kelapa 5.466 hektare, kopi 408 hektare, kelapa sawit rakyat 7.725 hektare, kelapa sawit swasta 89,683,92 hektare.

Sedangkan untuk sektor perikanan yakni, perikanan tangkap 19.657,73 ton, perikanan budi daya 4.395,65 ton.

"Terakhir sektor kehutanan yakni sengon dan karet tanaman rakyat," tandasnya. (ang)