BORNEONEWS, Palangka Raya - Platform Klinik Bisnis sebagai wadah pembinaan dan pengembangan UMKM, berpusat di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Tahun ini kembali hadir dan terus berinovasi dengan berbagai program pembinaan.
Setelah 25 UMKM dinyatakan lolos dan terpilih sebagai mitra binaan Klinik Bisnis angkatan kedua, selanjutnya para mitra harus mengikuti Orientasi Klinik Bisnis atau OKB yang merupakan salah satu bagian dari program pembinaan.
OKB juga sebagai momentum awal pertemuan CEO Klinik Bisnis dengan 25 mitra terpilih yang dilakukan secara virtual via zoom meeting.
Selain itu, kegiatan ini diisi pula dengan ramah tamah mitra dan perkenalan tim Klinik Bisnis, penyampaian tujuan Klinik Bisnis oleh CEO Klinik Bisnis, penjelasan SOP mitra Klinik Bisnis oleh koordinator, sesi tanya jawab dan greeting ucapan terima kasih dari perwakilan mitra.
CEO Klinik Bisnis, Monica Putri Rasyid menyampaikan tujuan berdirinya Klinik Bisnis tidak terlepas dari filosofi Abdul Rasyid Foundation untuk bisa bermanfaat bagi masyarakat tanpa memandang latar belakangnya.
--page
"Klinik Bisnis ini adalah sebuah program di bawah naungan Abdul Rasyid Foundation. Klinik Bisnis ingin membina dan memberikan bantuan kepada mitra-mitra UMKM se-Kalimantan. So, it doesn’t matter about your background, your ages, and who you are as a person," kata Monica pada Sabtu, 14 Mei 2022.
Monica berharap program Klinik Bisnis dapat membantu UMKM untuk mengembangkan usahanya.
"Saya berharap program ini betul-betul bisa membantu UMKM untuk bisa scale-up dan menjadi iconic story di Kalimantan. Sebuah usaha daerah yang bisa break the world dan menjadi usaha nasional," tambah alumni Bond University Australia ini. (TESTI PRISCILLA/B-5)









