BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kapuas bersama Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga (Disbudpora) serta Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Kapuas Hilir berkolaborasi melestarikan kearifan lokal.
Kolaborasi itu melalui kegiatan pelatihan anyaman rotan atau purun kepada para guru dan bela diri kuntau dayak, bertempat di Betang Manggatang Utus Sei Pasah Kecamatan Kapuas Hilir.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Disdik Kapuas Suwarno Muriyat, Kepala Seksi Kepariwisataan Disbudpora Kabupaten Kapuas, Erliansyah, Inovasi Program Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Kapuas Hilir, Bubu.
Kemudian dari pihak Program Disdik Kapuas atau Pengrajin Anyaman Bintang, Kedemangan Kecamatan Kapuas Hilir, Pelaku Budaya Perkumpulan Silat Kuntau Dayak Haur Bahenda, Komunitas Guru Penggerak dan Jagau Linga Bawi Kameluh Pariwisata.
Suwarno Muriyat menyampaikan, kegiatan bertujuan untuk pelestarian kearifan lokal tingkat sekolah dasar. Kegiatan ini diikuti oleh 150 Peserta dari guru-guru SD Kecamatan Kapuas Hilir.
--page
“Sinergi kolaborasi dalam melestarikan kearifan lokal budaya melalui pendidikan formal untuk mewujudkan Pendidikan Hebat Kapuas Cerdas, menjadi salah satu basis pengembangan sektor kepariwisataan yang kuat dengan akar tradisi dan budaya,” kata Suwarno, Selasa 31 Mei 2022.
Sementara itu, Kasi Kepariwisataan Disbudpora Kabupaten Kapuas Erliansyah mengatakan, kegiatan ini menjadi program tiap sekolah di Kecamatan Kapuas Hilir untuk diajarkan ke peserta didik secara rutin. Selanjutnya, karya kreatif siswa nantinya akan diseleksi untuk dipromosikan dan dipasarkan di Pusat Ole-Ole Kapuas agar bernilai ekonomis.
“Semoga kearifan lokal budaya terus lestari melalui pendidikan formal maupun non formal. Perlunya sinergi kolaborasi lintas sektor dalam menggerakkan upaya pelestarian warisan leluhur sebagai penguatan wisata budaya di Kabupaten Kapuas,” ucapnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-7)









