BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi B DPRD Palangka Raya, Nenie A Lambung mengatakan, tugas pemerintah dalam upaya membangkitkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) tidak cukup hanya lewat Bantuan Langsung Tunai (BLT).
Melainkan, para pelaku UMKM tersebut bisa naik kelas dengan berbagai bantuan yang dikucurkan sebagai upaya bangkit dari keterpurukan akibat pandemi Covid-19.
Sehingga, meski BLT itu penting untuk mendorong kebangkitan UMKM, namun pendampingan juga perlu dilakukan agar usaha mereka bisa meningkat alias naik kelas.
"Bantu mereka berusaha, BLT memang bagus, tetapi kita harus membuat masyarakat kita naik kelas. Ketika mereka dibantu usahanya dengan peralatan, mereka bisa punya penghasilan dan mereka bisa menyerap tenaga kerja lain,” katanya, Senin 11 Juli 2022.
Politisi PDI Perjuangan itu menuturkan, di saat masa pandemi terjadi perubahan pola konsumsi barang dan jasa masyarakat dari offline ke online. Pelaku UMKM pasti kesulitan dalam mencapai target-target yang harus dicapai saat perekonomian terganggu.
--page
Perubahan pola tersebut, seyogyanya diikuti pelaku UMKM agar dapat survive, serta bisa berkembang sehingga mampu menghadapi kondisi new normal. Hal ini pun perlu mendapat perhatian pemerintah tentang upaya meningkatkan pemahaman digital marketing UMKM. (HENDRI/B-11)









