BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sebuah rumah milik Gusti Saadilah atau yang akrab disapa warga dengan panggilan Ongah Tiluy yang berlokasi di RT 16 Kelurahan Raja, dibelakang Gubah atau Pemakaman Keluarga Kesultanan Kutaringin, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Rabu, 13 Juli 2022 sekitar pukul 18.30 WIB terbakar.
Walau demikian api tidak sempat menyebar ke rumah lainnya, lantaran lokasi rumah masih ada jarak dengan bangunan lainnya.
Menurut penuturan Totok warga setempat, kebetulan gudang belakang ruko air mineral yang dikelolanya berdekatan dengan rumah yang terbakar.
"Segera, saya langsung menyemprotkan air ke lahan dan bagian seng yang membatasi halaman belakang dengan lahan dari rumah yang terbakar," ujar Totok.
Walau demikian, menurut Totok, api tidak sempat menyebar lantaran masih ada jarak pada lahan rumah yang terbakar dengan bangunan lainnya.
--page
"Tidak lama berselang mobil Damkar Kobar juga tiba dilokasi dan mempercepat padamnya api. Alhamdulillah," jelas Totok.
Menurut Totok, ia sendiri masih belum mengetahui asal mula api yang membakar rumah tersebut.
"Karena sepengetahuan saya rumah tersebut juga jarang ditempati beliau. Paling-paling siang hari beliau istirahat di rumah tersebut. Memasak juga hampir tidak pernah, biasanya beliau makan diluar," ujar Totok. (WAHYU KRIDA/B-5)









