BORNEONEWS, Pulang Pisau – Satuan Tugas (Satgas) Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Kabupaten Pulang Pisau (pulpis) mengkonfirmasi ada tujuh ternak sapi terkonfirmasi positif PMK, dimana tiga diantaranya dinyatakan sembuh dan empat ternak lainnya di potong paksa.
Saat dikonfirmasi awak media, Kabid Peternakan pada Dinas Pertanian Kabupaten Pulang Pisau, Ibrahim selaku Koordinator Sekretariat Posko PMK Penanganan Kabupaten Pulang Pisau membenarkan perihal tersebut.
Ibrahim menjelaskan tujuh ternak sapi yang terkonfirmasi PMK, tiga ternak sapi dinyatakan sembuh dan empat ternak sapi lainnya di potong paksa dan langsung dikubur.
”Potong paksa empat ternak sapi itu dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran PMK,” ucap Ibrahim.
Selain itu, tambah Ibrahim, untuk mencegah penyebaran virus PMK diwilayahnya, Satgas Penanganan PMK Kabupaten Pulang Pisau telah melakukan penyuntikan vaksin kepada ternak-ternak sapi, yang pelaksanaanya di lakukan sebelum hari raya kurban, sebanyak 300 dosis dan sebagai antisipasi dilakukan penyemprotan disinfektan ke kandang-kandang sapi dan memberikan sosialisasi kepada para peternak sapi.
--page
”Menurut informasi, hari ini kita akan mendapatkan dukungan tambahan vaksin sebanyak 4300 vaksin, yakni terdiri dari vaksin300 dosis untuk vaksin boster, 2.000 unt dosis 1 dan 2. 000 untuk dosis kedua atau boster di rencanakan vaksis akan di amankan sementara di satgas PMK dan secara terjadwal akan di aplikasikan pada ternak sesuai dengan prioritas,” tandasnya.
Ibrahim juga mengimbau kepada para peternak sapi jika ada ternak mengalami gejala demam, nafsu makan berkurang agar segera mengubungi Poskeswan di masing-masing wilayah atau ke Pos Komando Penanganan PMK di Kantor BPBD Pulang Pisau agar segera mendapatkan penanganan.
”Jadi, ketika ada hewan ternak sapi yang mengalami gejala demam, nafsu makan berkurang agar segera mengubungi Poskeswan di masing-masing wilayah atau ke Pos Komando Penanganan PMK di Kantor BPBD Pulang Pisau agar segera mendapatkan penanganan,” pungkasnya. (ang)









