PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Salah satu tujuan diselenggarakannya Seminar Internasional Bahasa dan Sastra Daerah II atau yang disingkat dengan istilah Sinar Bahtera II, Selasa, 23 Agustus 2022 oleh Balai Bahasa Kalteng ialah sebagai sarana diskusi terkait revitalisasi bahasa daerah.

"Tahun ini Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah ditunjuk untuk melaksanakan program Revitalisasi Bahasa Daerah sebagai implementasi pencanangan Merdeka Belajar Episode ke-17 pada Februari 2022 yang lalu," kata Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Valentina Lovina Tanate dalam sambutannya.

Ada 38 bahasa daerah yang direvitalisasi tahun ini dari seluruh Indonesia sementara Kalteng berkesempatan merevitalisasi empat Bahasa daerahnya.

"Bahasa Dayak Ngaju, Dayak Maanyan, Dayak Ut Danum, dan Melayu Dialek Kotawaringin merupakan empat bahasa di Kalimantan Tengah yang tahun ini direvitalisasi," tuturnya lagi.

Oleh karena itu pulalah menurut Valentina pada Sinar Bahtera II kali ini pihaknya mengundang para guru master atau guru utama sebagai peserta. 

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Pemajuan Kebudayaan, dan Prestasi Olahraga. Kementerian Koordinator Bidang PMK RI.

--page

Kemudian ada Kepala Pokja Pembinaan Tenaga Sejarah dan Film, Direktorat Pembinaan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan, Kementerian Dikbudristek RI. Kepala BPMP Kalimantan Tengah, Kepala BGP Kalimantan Tengah, Para kepala balai dan kantor di seluruh Indonesia, Para kepala dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Kota Palangka Raya, Para pemakalah utama, para pemakalah pendamping, para guru master, serta para peserta daring. (TESTI PRISCILLA/B-11)