PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong peningkatan kompetensi kebahasaan dan kesastraan di lingkungan pendidikan. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia bagi Guru/Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang digelar secara daring.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 110 peserta yang berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas/kejuruan (SMA/SMK). Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para pendidik dan tenaga kependidikan untuk memperkuat kemampuan menggunakan bahasa Indonesia secara baik dan benar dalam lingkungan pendidikan.

Kegiatan dibuka oleh Kasubbag Umum Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Kambang. Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan materi kebahasaan yang disampaikan Ai Gumiar dan Ridzaty Almira Kartini.

Sementara itu, materi kesastraan disampaikan Afifah Nada dan Natasya Atmim Maulida. Seluruh rangkaian kegiatan dimoderatori oleh Perdana Putra dari Duta Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah.

"Melalui kegiatan ini, Balai Bahasa Kalteng berharap pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh para peserta dapat diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolah," kata Kambang pada Rabu, 26 Agustus 2026.

Peningkatan kemahiran berbahasa tersebut, katanya, diharapkan turut mendukung terciptanya penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar di dunia pendidikan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat peran guru dan tenaga kependidikan sebagai teladan dalam penggunaan bahasa Indonesia, baik dalam kegiatan pembelajaran maupun komunikasi di lingkungan sekolah. (TESTI PRISCILLA/H)