PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau  – Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau belim lama ini menggelar pertemuan Rembuk Stunting dalam rangka Penggalangan Komitmen dalam mendorong Percepatan Penurunan Stunting serta pelaksanaan Aksi Konvergensi Daerah tingkat Kabupaten Pulang Pisau tahun 2022.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di aula Kantor Dinas Kesehatan setempat itu dihadiri Kepala Bappedalitbang Ir. Juman, Plt Kepala Dinas Kesehatan dr Bawa Budi Raharja dengan dihadiri Camat se – Kabupaten Pulang Pisau, dan OPD terkait.

Mewakili Bupati Pulang Pisau Pudjirustaty Narang, Kepada Bappedalitang Ir H Juman menyampaikan Rembuk Stunting sebagai aksi ke III tahapan aksi konvergensi percepatan penurunan Stunting di Kabupaten Pulang Pisau tahun 2022.

Rembuk Stunting kata Juman, merupakan sarana penggalangan komitmen pemerintah Kabupaten Pulang Pisau guna menghasilkan dokumen hasil kesepakatan dan rancangan rencana kegiatan intervensi penurunan Stunting terintegrasi serta penggalangan komitmen publik dalam kegiatan pencegahan dan penurunan Stunting di wilayah Kabupaten Pulang Pisau.

"Output kegiatan Rembuk Stunting ini adalah adanya penggalangan komitmen berupa hasil kesepakatan rumusan pelaksanaan kegiatan tahun 2022 yang dijadikan sebagai bahan penyusunan rancangan akhir RKPD Kabupaten Pulang Pisau tahun 2023," ucapnya. 

Selain itu kata Juman, diharapkan adanya kesepakatan bahwa pemerintah desa dengan lokasi prioritas akan meningkatkan alokasi kebutuhan pendanaan program ini dan kegiatan terkait dengan percepatan penurunan Stunting dalam rancangan APBDES tahun 2023.

Yakni kesepakatan bersama untuk dilaksanakan pada tahun berjalan dan untuk dimuat dalam RKPD masing-masing OPD maupun APBDES seluruh desa lokasi Lokus tahun berikutnya.

"Kita berharap dengan komitmen seluruh OPD yang ada dapat mendorong percepatan Penurunan Stunting di wilayah Pulpis pada tahun 2022 ini," tutupnya. (ang)