BORNEONEWS, Palangka Raya - Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Kalimantan Tengah (Kalteng) memastikan keamanan logistik di wilayahnya.
“Sejauh ini tidak ada masalah dalam ketersediaan logistik, baik komoditas beras, minyak goreng, maupun gula,” kata Manager Supply Chain dan Pelayanan Publik (SCPP) Perum Bulog Wilayah Kalteng, Akhmad Ronni Anwar, Jumat 16 September 2022.
Setidaknya di Kalteng memiliki cadangan beras mencapai 3.300 ton yang diperkirakan dapat mencukupi kebutuhan sampai 3 sampai 4 bulan kedepan.
“Di triwulan keempat kami akan menerima kiriman beras sekitar 2 ribu sampai 4 ribu ton beras. Kami pun sudah menyiapkan cadangan beras untuk antisipasi jika terjadi bencana, sekitar 100 ton untuk kabupaten dan kota,” katanya.
Sedangkan dalam penanganan inflasi yang dilakukan Pemprov Kalteng dengan kegiatan pasar murah, pihaknya juga ikut andil.
Perum Bulog Wilayah Kalteng berbagai tugas bersama Dinas Ketahanan Pangan Kalteng yang ikut menyediakan beras lokal jenis siam 7 ton untuk selanjutnya dijual kepada masyarakat Kalteng.
“Kami berbagi tugas, nantinya Dinas Ketahanan Pangan akan menyiapkan beras siam, kami menyiapkan beras medium. Kemudian, rencananya pemerintah juga akan menggelar kembali pasar penyeimbang sampai akhir tahun. Kami pun siap untuk mendukung kegiatan tersebut,” pungkasnya. (HERMAWAN DP/B-6)









