PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Pelabuhan Rambang diberikan kemudahan untuk menambah modal usaha dengan skema kredit tanpa anggunan. Skema kredit lunak ini diberikan Bank Kalteng sebagai tindak lanjut perintah Gubernur Kalteng untuk memajukan UMKM.

"Hari ini kita sosialisasikan tentang kredit lunak atau tanpa anggunan kepada pedagang yang berjualan di kawasan Pelabuhan Rambang dengan limit maksimal Rp15 juta," kata Pimpinan Bank Kalteng Capem Pasar Baru, Dolvie Pemberyanno.

Sosialisasi tersebut dilaksanakan di aula Kantor Kecamatan Pahandut, Selasa, 20 September 2022. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut wacana penataan pedagang di kawasan tersebut yang diharapkan jadi percontohan wisata kuliner dengan pembayaran non tunai.

Sementara itu, Camat Pahandut, Berlianto menyampaikan terima kasih kepada Bank Kalteng karena mendukung upaya pemerintah daerah menata kawasan dermaga rambang. Sejuah ini kata dia, warga di kawasan itu mendukung penataan yang akan dilaksanakan dalam waktu dua bulan ini.

Berdasarkan hasil survei sebelumnya tercatat ada 17 Pedagang Kreatif Lapangan (PKL) yang berjualan. PKL tersebut, nantinya akan diberikan fasilitas berupa kontainer, yang diberikan oleh PLN melalui dana Corporate Social Responsibilities (CSR).

--page


"Penataan kawasan kuliner dilakukan agar terlihat lebih bersih dan tidak kumuh. Besar harapan di lokasi kuliner tersebut menjadi salah satu daya tarik di Kecamatan Pahandut dan menjadi percontohan wisata kuliner dengan metode pembayaran non tunai," ujarnya. (HENDRI/B-7)