PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau – Pemkab Pulang Pisau menyerahkan Upah Kerja Tukang Peningkatan Kualitas Rumah Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) NAHP tahun 2022 di Balai Desa Gandang.

Penyerahan dilakukan Bupati Pulang Pisau Pudjirustaty Narang belum lama ini, didampingi Ketua DPRD H Ahmad Rifai, Wakil Ketua II H Ahmad Fadli Rahman, Sekretaris Daerah (Sekda) Tony Harisinta, Asisten III Eknamensi Tawun, dan Plt Kadis Perkimtan Pulang Pisau Usis I Sangkai, Plt Kadis Perkimtan Usis I Sangkai, Inspektur Pulang Pisau, Sapri Junjung dan sejumlah tamu undangan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Direktur RSUD Pulang Pisau dr. Mulyanto Budiharjo, Camat Maliku dan anggota DPRD Dapil II, Sekretaris PUPR, Iwan Setiawan, Sekretaris Disperkimtan, Hargatin dan Perwakilan dari Disperkimtan Provinsi Kalimantan Tengah serta Kades di Kecamatan Maliku.

Dalam sambutannya bupati Pulang Pisau Pudjirustaty Barang menyampaikan atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Pulang Pisau, saya mengucapkan terimakasih kepada Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Wilayah 1 Kalimantan Tengah Kementrian PUPR, pihak Bank Mandiri Cabang Pulang Pisau serta pihak-pihak yang telah mendukung terlaksananya program BSPS NAHP tahun 2022 hingga selesai.

Di mana, kata Taty sapaan akrab bupati Pulpis itu alokasi yang diberikan sebanyak 30 penerima bantuan di Desa Gandang dan 49 penerima bantuan di Desa Kanamit Kecamatan Maliku.

--page

”Semoga melalui program BSPS ini dapat meningkatkan kualitas rumah secara swadaya sehingga warga desa dapat menghuni rumah yang layak dalam lingkungan yang sehat dan aman,” katanya. 

Kepada masyarakat penerima bantuan Program BSPS NAHP tahun 2022, kata Tony, pihaknya mengucapkan selamat. Semoga dengan adanya program bantuan BSPS ini dapat bermanfaat dan mewujudkan hunian yang sehat dan berkualitas. Yakni, dari rumah yang semula tidak layak huni menjadi layak huni.

Lebih lanjut bupati perempuan pertama Pulpis itu mengatakan bahwa pembangunan tahun 2022 yang mengacu pada RPJMD Kabupaten Pulang Pisau tahun 2018-2023 yang menjadi konsen dan perhatian serius pemerintah daerah adalah peningkatan kualitas hidup melalui pemukiman perumahan yang layak huni.

”Namun di tengah mengejar target tersebut, anggaran pembangunan yang bersumber dari APBD Kabupaten Pulang Pisau sangat terbatas, sehingga untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan kerjasama dan bantuan dari berbagai pihak, salah satunya dengan adanya dukungan dan bantuan kerjasama dari Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) wilayah 1 Kalimantan Tengah," katanya.

Untuk itu, lanjutnya, pihaknya sangat berharap selalu diberikan petunjuk dan arahan kiranya program bantuan peningkatan kualitas rumah ini kedepan dapat selalu dilaksanakan sebagaimana mestinya.

--page

”Dengan adanya usulan-usulan bantuan yang sudah disampaikan kurang lebih 4.000 data usulan bagi masyarakat yang tidak memiliki rumah layak huni dapat terakomodir secara bertahap, mengingat usulan sudah masuk melalui Aplikasi E-RTLH sudah mencapai 4.049 data By Name By Address, ” tegasnya. 

Program BSPS NAHP tahun 2022 yang sudah dilaksanakan di kecamatan Maliku berjumlah 79 penerima bantuan, yakni di desa Gandang 30 dan di Desa Kanamit 49 penerima bantuan

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Wilayah I Kalimantan Kementerian PUPR, Pihak Bank Mandiri Kabupaten Pulang Pisau, serta Pihak-Pihak yang telah mendukung terlaksananya Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) NAHP Tahun 2022 Kabupaten Pulang Pisau dari awal hingga akhir, " ungkap Usis I Sangkai selaku Plt. Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Pulang Pisau

Usis menjelaskan berdasarkan data jumlah kuota yang diterima Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) TA.2022 dari Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Wilayah I Kalimantan di Kabupaten Pulang Pisau menerima sebanyak 79 Penerima Bantuan di Kecamatan Maliku, yang terdiri dari 30 Penerima Bantuan di Desa Gandang dan 49 Penerima Bantuan di Desa Kanamit.

Sementara kata Usis, pada saat ini sedang berproses terdapat juga di Kecamatan Jabiren Raya yang berada di Desa Jabiren sebanyak 19 Penerima Bantuan.

”Dari data Rumah Tidak Layak Huni yang terdata pada aplikasi E-RTLH sebanyak 4.049 data By Name By Address (BNBA), akan selalu usulkan secara terus menerus ke Kementerian PUPR Direktorat Jenderal Perumahan Direktur Rumah Swadaya ke dalam Usulan Bantuan melalui aplikasi SIBARU (Sistem Informasi Bantuan Perumahan),” tegasnya.

--page

Selain itu lanjut Usis, pada tahun 2022 ini Kabupaten Pulang Pisau juga menerima Program Bantuan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni yang bersumber dari Dana APBD Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Kalimantan Tengah sebanyak 3 Penerima Bantuan yang berlokasi di 2 Desa yaitu 2 Penerima Bantuan di Desa Sei Baru Tewu dan 1 Penerima Bantuan di Desa Jabiren.

”Kami harapkan kedepannya semua usulan untuk peningkatan kualitas rumah layak huni bagi Masyarakat berpenghasilan rendah baik melalui Kementerian PUPR maupun dari APBD Provinsi Kalimantan Tengah, serta melalui APBD Kabupaten Pulang Pisau dapat diakomodir sehingga dapat mewujudkan hunian yang Sehat dan Berkualitas, dari rumah yang semula tidak layak huni menjadi layak huni bagi Masyarakat Di Kabupaten Pulang Pisau,” pungkasnya. (ang)