LAMANDAU –

BORNEONEWS, Nanga Bulik – Wakil Bupati Lamandau Riko Porwanto telah menanggapi pemandangan umum fraksi DPRD. Di antaranya, penanganan laju inflasi, penambahan anggaran PDAM Tirta Lamandau dan penanganan bencana banjir yang saat ini tengah melanda sejumlah wilayah.

Untuk penanganan laju inflasi, sebut Wabub, pihaknya melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Lamandau tengah merumuskan sejumlah kebijakan. Selanjutnya, menggelar operasi pasar murah dan pembagian bibit pertanian cepat panen.

“Terakhir digelar di Desa Mekar Mulya, Kecamatan Sematu Jaya saat kegiatan Kunjungan Kerja Kapolda Kalteng beberapa waktu lalu,” terang Riko di Nanga Bulik, Minggu, 16 Oktober 2022.

Terkait penambahan anggaran PDAM Tirta Lamandau, kata Riko, hal itu dilakukan guna pembangunan sarana pengolahan air bersih serta perluasan jaringan PDAM melalui OPD terkait.

“Penambahan jaringan mempertimbangkan skala prioritas, skala kebutuhan, berkeadilan dan merata,” bebernya.

--page

Wabub melanjutkan, dalam penanganan musibah banjir yang kembali melanda di sejumlah wilayah Kabupaten Lamandau, pihaknya terus melakukan langkah-langkah strategis melalui mekanisme penganggaran dan penanganan kedaruratan.

“Tentunya tetap memperhatikan regulasi yang ada dan melakukan koordinasi serta kolaborasi mitigasi resiko bencana dengan seluruh stakeholder terkait,” sebutnya.

Wabub juga menyampaikan apresiasi terkait keterlibatan langsung anggota DPRD di lapangan yang telah memberikan bantuan untuk masyarakat yang terdampak. (HENDI NURFALAH/B-7)