PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Mengingat semakin tingginya kondisi banjir yang telah membanjiri sebagian perumahan, pihak PLN akan melakukan pemadaman di sebagaian rumah yang terdampak banjir.

Manager PLN Palangka Raya Rizely Fathinirwana mengatakan, pihaknya akan mematikan aliran listrik yang memang wilayahnya sudah terendam banjir dan dirasa membahayakan bagi masyarakat dan permukiman.

"Kita akanbmematikan gardu listrik yang sudah terendam, mematikan perumahan yang sudah terendam banjir," jelasnya, 17 November 2022.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap listrik yang berada dirumah, untuk mengatisipasi kebakaran dan bahaya lain yang ditimbulkan dari listrik.

"Cabut semua saluran listrik apabila masih terhubung, segera matikan instalasi listrik apabila masih terhubung, naikan alat elektronik ke tempat lebih tinggi apabila sudah banjir, segera hubungi PLN apabila meminta untuk mematikan aliran listrik," paparnya.

--page

Dirinya juga menjelaskan, untuk penormalan aliran listrik PLN membutuhkan waktu untuk pembersihan  gardu pasca banjir dan penormalan saluran.

"Masyarakat juga di minta untuk mengontol semua alat elektroniknya apabila akan di gunakan pasca banjir, hal ini untuk mengantisipasi korsletin listrik saat menggunakan alat elektronik pasca banjir," tukasnya. (AGUS/B-7)