BORNEONEWS, Pulang Pisau - Sekretaris Daerah Kabupaten Pulang Pisau Tony Harisinta mengungkapkan, di Kabupaten Pulang Pisau terdapat sedikitnya 4049 rumah tidak layak huni.bData itu diperoleh dari adanya usulan masyarakat yang tidak memiliki rumah tidak layak huni.
“Ini berdasar usulan yang masuk dalam aplikasi e-RTLH (rumah tidak layak huni) dengan data by name, by addres,” kata Tony sapaan akrab Sekda Pulpis itu belum lama ini.
Ia berharap, usulan yang disampaikan tersebut dapat terakomodir secara bertahap mulai tahun 2023, mengingat usulan tersebut juga telah tersampaikan ke Pemerintah Pusat melalui aplikasi.
"Kita (Pemkab Pulpis) juga akan melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat agar kouta Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau Bedah Rumah di Kabupaten Pulang Pisau dapat ditingkatkan," tambah sekda Pulpis.
Sekda Pulpis itu juga mengungkapkan pihaknya telah menjalin komunikasi dengan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) wilayah 1 Kalimantan, agar diberi petunjuk dan arahan, kiranya program BSPS ke depan dapat terus meningkat.
--page
“Kami terus berupaya melakukan peningkatan rumah bagi masyarakat pulang pisau, baik melalui Kementerian PUPR, Pemerintah Provinsi Kalteng dan APBD Kabupaten Pulang Pisau. Sehingga dapat wujudkan hunian yang sehat dan berkualitas,” tutupnya. (ang)









