PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Yura Djalins menyatakan rasa syukurnya lantaran Kalteng berapa pada peringkat ke-9 dalam inflasi secara nasional.

"Alhamdulillah, peringkat inflasi Kalteng di 2022 turun menjadi ke-9 berkat kerja keras dan koordinasi serta sinergi Bapak Ibu semua," kata Yura dalam pesan singkat pada Selasa, 3 Januari 2023.

Menurut Yura, berada di peringkat ke-9 merupakan prestasi tersendiri bagi provinsi berjuluk Bumi Tambun Bungai ini mengingat pada bulan September 2022 lalu Kalteng sempat berada di posisi ke-2 tertinggi inflasi secara nasional.

"Berkat upaya pengendalian yang intensif dan kontinyu, inflasi year on year Kalteng turun dari peringkat ke-2 tertinggi pada bulan September dan November menjadi ke-9 secara nasional," jelas Yura lagi.

Dalam 10 besar tingkat inflasi ada Provinsi Sumatera Barat dengan inflasi 7,42, Sulawesi Utara inflasi 7,39, Kalimantan Selatan inflasi 6,99, Riau inflasi 6,81, Nusa Tenggara Timur inflasi 6,65, Jawa Timur inflasi 6,51, Daerah Istimewa Yogyakarta inflasi 6,49, Jambi inflasi 6,35, Kalteng inflasi 6,32, dan Kalimantan Barat inflasi 6,30.

--page

Rangkuman Borneonews, inflasi di Kalteng pada bulan Agustus 2002 menduduki peringkat tiga secara nasional dengan angka inflasi 6,94 persen (yoy), pada bulan September menduduki peringkat dua secara nasional dengan angka inflasi 8,12 persen (yoy), dan pada bulan Oktober menduduki peringkat empat secara nasional dengan angka inflasi 7,10 persen (yoy).

Kemudian pada bulan November 2022 inflasi di Kalteng kembali menduduki peringkat dua secara nasional dengan angka 6,97 persen hingga pada angka inflasi di Kalteng yang turun pada bulan Desember 2022 yaitu 6,32 persen (yoy) dan menduduki peringkat sembilan secara nasional. (TESTI PRISCILLA/B-5)