BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan atau DPKP Kota Palangka Raya menargetkan Kota Cantik akan bebas rabies atau zero kasus di tahun 2025 mendatang.
"DPKP melalui berbagai program, termasuk vaksinator yang datang langsung ke rumah warga, terus menekan angka jumlah kasus rabies di Kota Palangka Raya ini setiap tahunnya, sehingga target bebas rabies di tahun 2025 nanti tercapai," kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat dan Veteriner, Dinas Pertanian dan Ketahanan atau DPKP Kota Palangka Raya, Sumardi kepada Borneonews pada Sabtu, 25 Februari 2023.
Tentu saja, lanjut Sumardi, dengan bantuan semua pihak termasuk kader-kader yang menjadi binaan DPKP, keberadaan Klinik Hewan gratis milik Pemko Palangka Raya, serta peranan masyarakat pemilik hewan peliharaan.
"Dengan jemput bola oleh kader-kader untuk vaksinasi terhadap hewan yang berpotensi menularkan seperti anjing, kucing, kera dan musang tahun ini kita harapkan agar dapat bekerja dengan baik," tambahnya.
Menurut Sumardi, jumlah kasus rabies terus menurun dari tahun ke tahun disebabkan vaksinator menggunakan vaksin rabisin yang dapat dipakai satu tahun sekali, berbeda dengan rabivet yang digunakan enam bulan sekali.
--page
"Vaksinnya menggunakan yang rabisin sehingga ketahanan vaksin itu lebih baik, walaupun sebenarnya untuk masalah harga jauh lebih mahal jika dibandingkan dari vaksin rabivet ini. Tetapi hewan yang mendapat vaksin akan kebal akan virus rabies selama setahun," tuturnya lagi. (TESTI PRISCILLA/H)









