BORNEONEWS, Palangka Raya - Penanggung Jawab Klinik Hewan milik Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan atau DPKP Kota Palangka Raya, drh Eko Hari Yuwono menyebut bahwa permintaan masyarakat terhadap vaksin rabies cukup tinggi.
"Kita ada call center untuk bidang Kesehatan Hewan atau Keswan, termasuk untuk permintaan vaksin rabies di nomor 0823-5082-3335. Tapi selain itu, kader kita juga membuat postingan di sosial media masing-masing sehingga ada masyarakat yang langsung menghubungi kader tanpa melalui call center dan itu jumlahnya banyak sekali. Kadang-kadang kader kita sampai kewalahan menanggapi tingginya permintaan," kata drh Eko kepada Borneonews pada Minggu, 26 Februari 2023.
Menurut Kepala Puskeswan Kota Palangka Raya inipun, kondisi tersebut sebenarnya menunjukkan makna ke arah yang positif. Artinya, kesadaran masyarakat untuk memberikan vaksin rabies kepada peliharaannya juga semakin tinggi.
"Kita tahu bahwa rabies ini belum ada obatnya. Maka yang perlu kita lakukan adalah memvaksin hewan penular rabies atau HPR seperti kucing, anjing, kera, dan musang. Makanya bagus kalau masyarakat kita animonya tinggi untuk mengikuti program vaksin rabies ini," tambahnya.
Sayangnya, lanjut Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia atau PDHI Provinsi Kalimantan Tengah ini, tingginya animo masyarakat itu tidak sebanding dengan jumlah kader vaksinasi yang telah dilatih.
--page
"Tahun lalu kita sudah latih puluhan orang untuk menjadi vaksinator. Sayangnya tidak semua mau bergerak. Beberapa mengundurkan diri, beberapa bahkan tidak ada kabarnya lagi. Yang tersisa hanya sedikit," bebernya. (TESTI PRISCILLA/H)









