LAMANDAU –

BORNEONEWS, Nanga Bulik – Sebagai upaya menekan laju inflasi dan juga kenaikan harga sembilan bahan pokok (Sembako), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau menggelar pasar penyeimbang sebagai salah satu alternatif, terutama menjelang bulan suci Ramadan.

“Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka untuk pengendalian inflasi di wilayah Kalteng, khususnya di Kabupaten Lamandau,” kata Bupati Lamandau, Hendra Lesmana saat dikonfirmasi pada Rabu, 22 Maret 2023.

Pada pasar penyeimbang tersebut, terang Hendra, pihaknya menyediakan 1000 paket sembako dengan harga terjangkau bagi masyarakat, terdiri dari beras 5 kg, gula pasir 2 kg, minyak goreng 2 liter, susu kental manis 1 kaleng, dan sarden 1 kaleng.

“Masyarakat dapat membeli paket sembako itu dengan harga Rp 50 ribu per paket,” sebutnya.

Diharapkan Hendra, pasar penyeimbang tersebut dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat. Di Kabupaten Lamandau, pasar penyeimbang digelar di dua tempat berbeda, yaitu Kantor Kecamatan Bulik dan di Desa Purwareja Kecamatan Sematu Jaya.

--page

Selain peran Pemkab, menurut Hendra, partisipasi pihak perusahaan besar swasta (PBS) yang beroperasi di Kabupaten berjuluk Bumi Bahaum Bakuba ini juga memiliki andil besar membantu menekan kenaikan harga kebutuhan pokok tersebut.

“Kita berharap perusahaan juga membantu menggelar pasar murah di wilayah perusahaan meraka, terutama saat bulan puasa (Ramadan) atau menjelang Lebaran (Hari Raya Idul Fitri),” pungkas Hendra. (HENDI NURFALAH/Y)