BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya terus berupaya dalam optimalisasi mengobati para pasien penderita Human Immunodeficiency Virus (HIV).
Kepala Dinas Kesehatan Palangka Raya Drg Andjar Hari Purnomo mengatakan HIV merupakan virus yang merusak sistem kekebalan tubuh.
Virus tersebut menginfeksi sel CD4 atau sel darah putih, biasa juga disebut limfosit. Semakin banyak sel CD4 yang dihancurkan, maka kekebalan tubuh akan makin lemah, sehingga rentan terserang penyakit lain.
"Strategi untuk melacak keberadaan orang dengan HIV/AIDS (ODHA), yaitu dengan mempertahankan ODHA yang sedang berobat," katanya, Rabu, 29 Maret 2023.
Hal yang perlu dilakukan saat ini adalah mempertahankan ODHA yang sedang menjalani pengobatan. Kemudian juga menambah jangkauan pemeriksaan laboratorium, untuk monitoring supresi jumlah virus, melalui pemeriksaan viral load.
--page
Lebih lanjut, ia menerangkan aksi nasional pengendalian HIV/AIDS ini adalah pertama menurunkan hingga meniadakan inveksi HIV baru.
Kedua menurunkan hingga meniadakan, kematian yang disebabkan oleh keadaan berkaitan dengan AIDS dan yang terakhir adalah meniadakan diskriminasi terhadap ODHA.
Selanjutnya ia mengatakan pemeriksaan serta obat rejimen anti-retroviral (ARV) sudah ada di puskesmas terdekat, dan gratis tanpa pungutan biaya. Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak takut untuk melakukan tes dan tidak mendiskriminasi ODHA. (HENDRI/H)









