PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah Taufik Saleh mengatakan, beras dan beberapa komoditas pangan lainnya seperti cabai terus menjadi penyumbang inflasi di Kalteng.

"Dalam beberapa bulan terakhir ini beras dan cabai masih jadi penyumbang inflasi. Nilai inflasi di Kalteng naik dari 0,10 persen pada bulan Maret menjadi 0,50 persen di bulan ini," kata Taufik Saleh pada Sabtu, 8 April 2023.

Pemerintah Provinsi Kalteng menurutnya telah melakukan berbagai upaya untuk menahan laju inflasi.

"Sesuai analisa dan perhituangan Badan Pusat Statistik atau BPS Kalteng menunjukkan komoditas makanan, rokok dan angkutan udara jadi pemicu kenaikan inflasi. Pada komoditas makanan ada beras, cabai rawit, ikan gabus dan ikan tongkol yang menyumbang inflasi karena kenaikan harga," tuturnya.

Sebagai salah satu upaya dalam rangka mendorong ketersediaan pasokan pangan, khususnya aneka cabai yang merupakan komoditas penting dalam pengendalian inflasi, Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah bersama Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas telah melakukan panen perdana cabai rawit pada Kamis, 6 April 2023.

--page

"Kegiatan tersebut dilakukan untuk mendukung Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan atau GNPIP tersebut dilakukan di lahan cabai rawit kelompok tani di Desa Bentuk Jaya, Dadahup, Kabupaten Kapuas," kata Taufik lagi. (TESTI PRISCILLA/H)