BORNEONEWS, Sampit - Kapolres Kabupaten Kotawaringin Timur AKBP Sarpani mengatakan Pelabuhan Sampit menjadi fokus pengamanan mudik lebaran 1444 Hijriah.
"Pelabuhan Sampit menjadi konsenterasi karena penumpang mudik banyak. Tiket dekat lebaran sudah habis," ujarnya, Sabtu, 8 April 2023.
Menurutnya, potensi terjadi penumpukan penumpang saat arus mudik lebaran di Pelabuhan Sampit bisa sampai di ruas jalan. Sehingga pos mudik pelabuhan perlu pengamanan lebih.
Pengamanan ini guna memberikan kenyamanan pemudik khususnya pengguna angkutan laut. Sebab dalam rapat koordinasi lintas sektor Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kepala KSOP Sampit Miftakhul Huda memrediksi pemudik melalui kapal laut mencapai 8.527 penumpang.
"Ini yang perlu kita ketahui antusias masyarakat sehingga terjadi penumpukan penumpang di jalan. Pos di pelabuhan menjadi fokus kami," imbuh Sarpani.
--page
Sementara itu, dalam rangka mengantisipasi lonjakan pemudik, KSOP Sampit membuka posko mudik lebih awal dan membangun tenda tambahan untuk tempat istirahat pemudik. Pihaknya juga membuka check in penumpang lebih awal, semula 1 jam menjadi 2 jam sebelum keberangkatan kapal.
"Supaya penumpang menunggu di dalam kapal, sehingga tidak ada penumpukan di terminal," demikian Miftakhul.(DEWI PATMALASARI/H)









