BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu mengatakan pemerintah akan menyusun strategi pengentasan kemiskinan dan mencegah munculnya keluarga miskin ekstrem dengan menggunakan hasil pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek).
"Saya yakin data yang dihasilkan nanti akan sangat berguna. Output ini nantinya akan digunakan sebagai basis data nasional yang terpadu dan terintegrasi dalam penyusunan strategi pengentasan kemiskinan," katanya, Kamis, 13 April 2023.
Ia mengatakan permasalahan saat ini tidak hanya pengentasan kemiskinan akan tetapi juga mengatasi munculnya kemiskinan ekstrem. Karena itu Pemerintah Kota memerlukan data terintegrasi dan akuntabel dari hasil Regsosek sebagai penentu arah kebijakan.
Dari pendataan awal regsosek tahun lalu untuk Palangka Raya sudah terdata sebanyak 97,27 persen. Data yang diperoleh kemudian diolah yang selanjutnya akan diverifikasi dan didiskusikan melalui Forum Konsultasi Publik (FKP).
Diskusi itu dilakukan di masing-masing kelurahan dengan melibatkan Ketua RW, Ketua RT, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan tokoh masyarakat setempat dengan Lurah sebagai fasilitator.
--page
“Saya harapkan kerja sama dan kolaborasi semua pihak baik dari Pemko, BPS, TNI, Polri dan masyarakat untuk menyukseskan FKP Regsosek sehingga hasilnya dapat dipertanggungjawabkan dan akuntabel,” pungkasnya. (HENDRI/H)









