BORNEONEWS, Nanga Bulik - Dari tahun ke tahun, kegiatan mudik dan Lebaran selalu berdampak besar bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), khususnya yang bergerak dibidang usaha penginapan dan kuliner di Kelurahan Kudangan, Kecamatan Delang, Kabupaten Lamandau. Pun demikian bagi warga setempat.
Hal tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya lokasi kecamatan yang berada di sekitar perbatasan Kalimantan Barat (Kalbar) dan Kalimantan Tengah (Kalteng) ini acap kali disinggahi para pemudik saat melintas jalan Trans Kalimantan penghubung dua provinsi itu.
Camat Delang, Aacg Yudah Sulasopli menjelaskan, para pemudik dari Kota Pontianak, Kalbar, biasanya sore atau malam hari baru sampai Kudangan, Kecamatan Delang, karena jarak tempuh menuju kota-kota di Kalteng masih cukup jauh, tak jarang para pemudik ini singgah untuk menginap.
“Kalau sudah musim mudik, banyak penginapan dipenuhi para pemudik yang singgah. Bahkan tak sedikit rumah warga disewakan untuk menginap para pemudik,” terang Yudah saat dihubungi pada Minggu, 23 April 2023.
Selain jarak tempuh, tak sedikit para pemudik sengaja singgah di Kelurahan ibukota Kecamatan Delang itu untuk menikmati suasana alam yang memang masih asri, “Kalau sudah begitu, usaha kuliner juga menjadi ramai,” ucapnya.
--page
Selain pemudik asal Kalbar yang hendak menuju Kalteng, sebaliknya banyak juga pemudik asal Kalteng yang menuju Kalbar singgah ke Kelurahan Kudangan. Biasanya para pemudik asal, Palangka Raya, Sampit, Pangkalan Bun maupun kota lain di Kalteng.
Musim mudik dan lebaran, kata dia, juga berdampak pada perekonomian warga. “Biasanya warga asli Delang yang selama ini bekerja di kota pulang kampung. Sudah menjadi kebiasaan bagi mereka yang telah sukses di daerah lain tersebut berbagi rezeki,” terangnya.
Dari kegiatan itulah, sebut dia, ada semacam redistribusi uang dari kota ke kampung yang menjadi tujuan pemudik. Perputaran uang tersebut tersebar ke hampir semua lini, meski sektor usaha penginapan dan kuliner masih yang paling besar.
Di samping itu, kebijakan pemerintah terkait penambahan libur Lebaran bersama selama dua hari secara tidak langsung akan menambah kesempatan bagi pemudik untuk lebih lama tinggal di kampung dan mencicipi kuliner setempat. Sekaligus mengunjungi tempat wisata maupun situs budaya.
“Di Kecamatan Delang sendiri memang terkenal dengan wisata alam seperti Bukit Lubang Kilat di Desa Riam Tinggi dan air terjun Hulu Jajabo di Desa Lopus, atau situs budaya seperti kampung adat dan rumah betang,” tandasnya. (HENDI NURFALAH/H)









