PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Mengutip ucapan kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Prof E Aminuddin Aziz, bahasa Indonesia adalah penghela ilmu pengetahuan. Hal ini menjadi pembuka sambutan Kepala Balai Bahasa Kalteng, Muhammad Muis yang diwakili Kasubbag Umum Balai Bahasa Kalteng, Rebda Agus Prabowo saat membuka kegiatan Taklimat atau Diseminasi Kongres Bahasa Indonesia XII: Adibada, Adiwangsa pada Selasa, 23 Mei 2023 di Aquarius Hotel, Palangka Raya.

Sebagai penghela ilmu, lanjutnya, bahasa Indonesia telah menjadi wadah keberagaman konsep pengetahuan, baik konsep yang berakar pada kearifan nusantara maupun konsep peradaban modern.

"Melalui keberagaman konsep pengetahuan yang tercakup dalam Bahasa Indonesia, kita menghargai dan melestarikan kekayaan budaya dan kearifan lokal yang ada di tanah air ini," kata Agus lagi.

Di sisi lain, katanya, Bahasa Indonesia juga menjadi medium yang membawa kita menyelami pengetahuan dan peradaban modern dari berbagai belahan dunia.

"Kegiatan Taklimat Kongres Bahasa Indonesia ini bertujuan untuk menyebarluaskan ide dan informasi terkait Kongres Bahasa Indonesia XII yang akan dilaksanakan pada 26 sampai dengan 29 Oktober 2023," tuturnya lagi.

--page

Momentum KBI itu, katanya, adalah momentum yang tepat untuk menggali lebih dalam tentang Bahasa Indonesia dan perkembangannya.

"Forum itu tentunya diharapkan menjadi wahana bagi praktisi bahasa dan sastra Indonesia, serta para pemangku kepentingan, untuk bersatu padu dan berdiskusi guna merumuskan langkah-langkah strategis dalam pengembangan dan pembinaan bahasa di Indonesia," bebernya. (TESTI PRISCILLA/J)