BORNEONEWS-Buntok: Sungguh nahas nasib dua orang pegawai Badan Perencanaandan Pembangunan Daerah (Bappeda) Barito Selatan (Barsel). Merekaditemukan tewas dalam mobil Avanza DA 8663 AR yang tercebur ke dalam sungai.
KeduaPegawai Bappeda tersebut, yakni Fransiscus, 39, dan Hans Januardi, 26,.Rencanannya mereka berangkat ke Palangkaraya untuk mengikuti Bimtek audit dataelektronik di Bappeda provinsi.
Tetapi, kenyataannya, mereka tidaksampai di Kota Palangkaraya dan mengikuti bimtek. Sebaliknya, hari ini, Jumat(25/3/2016) tepat pukul 12.30 siang, mereka dikebumikan untuk pergi selamanya.
Begini ceritanya: sebelum sampai tujuan, mereka berdua ditemukantewas di dalam mobil Toyota Avanza yang mereka tumpangi. Mobil yang dikemudikanHans Januardi itu diduga melaju dengan kecepatan tinggi dan akhirnya masuksungai dengan kedalaman air tiga meter.
Peristiwa tersebut terjadi ditikungantajam Desa Lungkuh Layang tepat 50 meter sebelum Jembatan Timpah.
Berdasarkanketerangan dari Sekretaris Bappeda Barsel, Sukadi, mereka yang berangkattersebut tiga orang yakni Kasi mereka Gunadi dan dua korban. Untuk mengikutibimtek yang dilaksanakan hari Rabu (23/3/2016) mulai pukul 09.00 Wib sampaisore.
“Merekaberangkat dengan dua mobil. Gunadi membawa mobil sendiri karena membawa sertaanak isteri . Sedangkan kedua korbanjuga membawa mobil yang dikemudikan oleh Hans Januardi,” bebernya.
Iamengatakan, berdasarkan keterangan ayah Hans, anaknya berangkat dari rumahpukul 04.10 Wib menjemput Fransiscus. Sekitar pukul 04.30 Wib mereka berangkatmenuju Palangkaraya.
SedangkanKasi mereka Gunadi berangkat belakangan. Sesampainya Gunadi Di Kantor BappedaProvinsi ia bingung karena kedua korban tidak ada lalu dihubungi ke ponselkedua korban tidak aktif.
“Sampai HariKamis (24/3/2016) siang keberadaan mereka masih belum ditemukan. Kami mencari dengan menyusuri jalan dari Buntoksampai Palangkarayanamun kami tidak menemukannya,” ucap dia.
Sementaraitu, salah satu keluraga korban yang ikut dalam pencarianmengatakan, pihaknya pun berkoordinasi dengan pihak Polsek Timpah dan Pulang Pisaumemberitahukan bahwa kedua korban menghilang. Serta meminta pertolongan kePolda untuk mengecek HP mereka jam berapa mulai tidak aktif.
Setelahdilakukan pengecekan HP mereka aktif antara pukul 05.00-06.00 Wib. Berbekalinformasi tersebut, pihaknya menduga jika terjadi kecelakaan kemungkinan di daerah Timpah.
“Benar sajamobil ditemukan di dalam airdengan kondisi terbalik yaitu posisi ban berada di atas. Yang kelihatan hanya sedikitban dan platnya saja,” ucapnya.
Begituditemukan, kedua korban dibawa ke Rumah Sakit Jaraga Sasameh untuk dilakukan visum. Kedua korban pundi kebumikan hari ini, Jumat (25/3/2016) tepat pukul 12.30 Wib.
KapolsekDusel, AKP Tri Prasetyo mengatakan, waktu kejadian tidak ada laporan resmi ke pihaknya. Hanya saja keluarga korbanmemberikan semacam pemberitahuan bahwa ada keluarga mereka yang hilang.
“Malam tadijuga kita diberitahukan oleh pihak keluarga korban bahwa keduanya sudahditemukan dalam keadaan tewas,” ucapnya. (Uriutu Djaper/*).








