BORNEONEWS, Palangka Raya - Kerugian yang dialami Nahwani, pemilik bangunan sarang burung walet di Jalan Trans Kalimantan, Kelurahan Pahandut Seberang, Kecamatan Pahandut, Palangka Raya diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
"Diperkirakan kerugian mencapai ratusan juta, kaalau persisnya belum kami ketahui," ujar Kepala Seksi Pengendali Operasi Komunikasi Penyelamatan DPKP Kota Palangka Raya Sucipto, Kamis, 6 Juli 2023.
Tim gabungan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya, Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah dan Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar). Berbondong - bondong menyeberangi Jembatan Kahayan untuk mencapai lokasi Tempat Kejadian Kebakaran (TKK).
Setelah sampai di lokasi terlapor tim gabungan dengan cepat melakukan pemadaman dan pendinginan ke sebuah objek sarang walet yang sudah hangus terbakar dan hanya tersisa arang saja.
"Alhamdulillah dengan cepat tim melakukan pendinginan sehingga sumber api dari bangunan sarang burung walet tidak sempat menjalar ke sebelahnya," kata Sucipto.
Lebih lanjut dirinya menyampaikan, berdasarkan keterangan dari warga sekitar, bangunan sarang walet tersebut diketahui milik bapak Nahwani, namun lokasi tempat tinggalnya tidak diketahui warga sekitar.
--page
"Kalau kita hitung - hitung sudah jelas bapak Nahwani ini mengalami kerugian sekitar ratusan juta rupiah, meskipun sarang walet beliau terbuat dari bahan kayu - kayuan," pungkasnya. (PATHUR/H)









