PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Ahmad Toyib memberikan informasi bahwa pertanggal 1 Januari 2023-29 Agustus 2023 dari kabupaten/kota wilayah Kalteng terdapat 8164 titik hospot kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Dengan jumlah kejadian 1763 kali. Yang didominasi oleh Kota Palangka Raya sebanyak 307 kali, disusul oleh Kabupaten Barito Selatan 274 kali, Kabupaten Kotawaringin Timur 269 kali, dan Kabupaten Kapuas 264," katanya, Rabu 30 Agustus 2023.

Total luas lahan yang terbakar 5389,44 hektar. Kendala utama yang dirasakan di hampir seluruh kabupaten/kota yaitu, tidak tersedianya akses jalan bagi personil tim darat menuju titik lokasi api.

"Dan minimnya sumber air di sekitar lokasi, sehingga memaksa mereka untuk meminta bantuan kepada Tim Satgas Udara untuk melakukan water bombing sebagai upaya terakhir," bebernya.

Dirinya menambahkan bahwa BPBPK Provinsi Kalteng sudah mengaktivasi 35 Pos Lapangan (poslap) di kabupaten/kota. Begitu dirinya berharap bahwa masing-masing Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten/kota dapat mengoptimalkan upaya pencegahan dan penanganan.

--page

"Dengan cara menambah poslap dan personil di lapangan, serta melakukan upaya-upaya pencegahan dalam menghadapi puncak musim kemarau saat ini," tandasnya. (MARINI/H)