SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kualitas udara sangat tidak sehat, DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur mengimbau masyarakat kenakan masker dan kurangi aktivitas di luar rumah.

"Sebaiknya masyarakat tak lepas dari masker saat beraktivitas di luar ruangan," kata Anggota DPRD kabupaten Kotawaringin Timur Syahbana, Minggu, 3 September 2023.

Satu bulan terakhir, peristiwa kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) marak terjadi di daerahini. Bahkan dalam sehari, karhutla bisa terjadi lebih dari 10 lokasi.

Akibatnya, Kabupaten Kotawaringin Timur diselimuti kabut asap. Terutama di pagi hari. Bahkan kualitas udara melalui indeks standar pencemaran udara (ISPU) kementerian lingkungan hidup dan kehutanan (KLHK) sempat mengalami kodisi tidak baik di pertengahan Agustus lalu berangsur membaik. Namun sejak 30 Agustus 2023 hingga awal September ISPU rata-rata 109 hingga 120 yang menunjukkan kondisi udara berwarna kuning atau tidak sehat.

Mengejutkan pagi ini, Minggu, 3 September 2023, ISPU Kabupaten Kotawaringin Timur menunjukkan angka 254, berwarna merah atau sangat tidak sehat.

--page

Kondisi ini dinilai dapat menyebabkan penyakit bagi warga, khususnya penyakit ISPA dan penyakit saluran pernafasan lainnya. Bahkan berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur minggu terakhir Agustus 2023 kasus ISPA mulai alami peningkatan. 

"Lebih baik masyarakat kurangi aktivitas di luar rumah kecuali kepentingan mendesak. Terutama untuk balita dan lansia," tandasnya.

Masyarakat dapat mengonsumsi vitamin dan buah-buahan agar imunitas tubuh tetap terjaga serta olahraga ringan dan perbanyak minum air putih. (DEWI PATMALASARI/J)