BORNEONEWS, Sampit - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) prioritaskan pemadaman dekat objek vital dan pemukiman.
"Kami mengutamakan Perumahan dan objek vital itu yang kita jaga," kata Kepala BPBD Kotim Multazam, Selasa, 5 September 2023.
Selama 2 minggu terakhir frekuensi karhutla dari sisi perluasan sering terjadi. Bahkan seperti kebakaran di Jalan Pramuka yang dekat dengan pemukiman, api timbul selama 4 hari, walaupun pihaknya sudah melakukan proses blocking agar sebaran api tertahan.
Hal itu karena karakteristik lahan gambut meski padam di permukaan, api tetap ada di dalam. Harus dilakukan pendinginan berkali-kali.
"Itu yang menjadi problem. kita berharap kita bisa dan mampu menahan kebakaran tidak berdampak kepada aset-aset masyarakat," jelasnya.
--page
Ia berharap, kondisi ini bisa dikendalikan terutama aset masyarakat dan objek vital.
"Kesehatan petugas juga menjadi prioritas karena bagaimanapun kesehatan dan peralatan yang handal menjadi senjata kita melakukan penanggulangan karhutla," katanya. (DEWI PATMALASARI/Y)









