PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebanyak 17 mahasiswa Pascasarjana Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Palangka Raya, Kalimantan Tengah yang mengikuti program mengajar di Vietnam disebut telah mendapatkan pembekalan dari Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah.

"Sebelum berangkat ke Vietnam, mahasiswa Pascasarjana UPR ini sudah mendapatkan pembekalan kebahasaan dari Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah," kata Widyabasa, Muston Sitohang kepada Borneonews pada Senin, 11 September 2023.

Menurut Muston, saat itu pembekalan diberikan oleh dirinya bersama dengan Yohanes Tri Nugroho, Widyabasa Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah juga.

"Karena mereka akan mengajar Bahasa Indonesia di Luar Negeri maka diselaraskan dengan program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing atau BIPA yang merupakan program Badan Bahasa," bebernya.

Muston menjelaskan bahwa pembekalan seperti ini memang baru kali ini dilaksanakan oleh Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah.

--page

"Baru tahun ini ada permintaan dari Program Magister khususnya Prodi Bahasa Inggris untuk bersinergi. Materinya kami berikan BIPA dan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia atau UKBI. Harapannya tiap tahun ada pembekalan seperti ini," jelas Muston.

Beberapa waktu lalu, tepatnya pada 24-25 Agustus 2023, sebanyak 17 orang mahasiswa pascasarjana Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Palangka Raya ajarkan Bahasa dan Budaya Indonesia serta memperkenalkan Bahasa dan Budaya Kalimantan Tengah kepada mahasiswa internasional di Vietnam melalui program teaching practicum bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, Jurusan Oriental Studies Program Studi Bahasa Indonesia, Vietnam National University atau VNU, Kota Ho Chi Minh, Vietnam.

Tidak hanya mengajar Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing atau BIPA, 17 mahasiswa tersebut juga menjadi pembicara dalam "International Conference on Contemporary Indonesian History, Culture, and Society".

--page

"Acara seminar internasional ini diselenggarakan bertepatan dengan perayaan diplomatik 30 tahun kerjasama Indonesia dan Vietnam yakni tepat 25 Agustus," kata Ketua Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Inggris, Misrit dalam rilisnya kepada Borneonews. (TESTI PRISCILLA/J)