PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Alman Parluhutan Pakpahan mengatakan kualitas udara di Kota Palangka Raya perlahan membaik.

Hal tersebut berdasarkan data dari aplikasi ISPUnet Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia, yang menyatakan kualitas udara di Palangka Raya pada level sedang.

Menurutnya, pada Minggu, 8 Oktober 2023, kualitas udara di Kota Palangka Raya mencapai tingkat bahaya. Namun, pada Senin, 9 Oktober 2023, kualitas udara mulai membaik dan terpantau pada tingkat tidak sehat dan pada Selasa, 10 Oktober 2023, kualitas udara di Kota Palangka Raya telah mencapai tingkat sedang.

"Data yang diberikan mencakup parameter seperti Particulate Matter 2.5 (PM2.5) sebesar 69, kelembaban udara sekitar 76 persen, kepadatan udara sebesar 1.008, dan suhu udara mencapai 31 derajat Celsius," pungkasnya, Selasa, 10 Oktober 2023.

Lanjutnya, Kondisi kualitas udara yang semakin membaik menjadi kabar baik bagi seluruh penduduk Kota Palangka Raya yang selama ini menghadapi masalah polusi udara dan kabut asap.

--page

Dirinya juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat Kota Palangka Raya untuk tetap waspada dan menjaga kesehatan, terutama saat tingkat kualitas udara berada pada level yang kurang sehat.

"Kami akan terus memantau perkembangan kualitas udara dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk menjaga lingkungan yang bersih dan sehat bagi seluruh warga," pungkasnya. (PATHUR/H)