BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Muis mengatakan bahwa koordinator guru utama Revitalisasi Bahasa Daerah dari 14 kabupaten/kota di Kalteng merupakan garda terdepan pelestarian bahasa daerah.
"Seluruh koordinator guru utama merupakan salah satu garda terdepan dalam pelestarian bahasa daerah," kata Muis kepada Borneonews pada Senin, 16 Oktober 2023.
Kerena itu, Muis meminta agar para koordinator guru utama ini untuk tetap menjaga komitmen dan perjuangan dalam merevitalisasi bahasa daerah di daerah masing-masing.
"Hal ini juga telah kami sampaikan dalam kegiatan Prakongres Bahasa Daerah Tahun 2023 baru-baru ini. Sementara Kongres Bahasa Daerah yang sebenarnya akan dilaksanakan pada 2024 mendatang," tururnya lagi.
Kongres Bahasa Daerah yang dilakukan oleh Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah menurut Muis akan menjadi kongres pertama yang fokus pada isu pelindungan dan pelestarian bahasa dan sastra daerah.
--page
"Hal itu tentu berkaitan sangat erat dengan Revitalisasi Bahasa Daerah yang selama dua tahun terakhir dilaksanakan oleh Balai Bahasa," jelasnya lagi.
Karena itulah Muis juga mengimbau para narasumber dalam kegiatan tersebut untuk menyusun rekomendasi seputar bagaimana mengelola dan melestarikan kekayaan bahasa dan sastra daerah di Kalimantan Tengah. (TESTI PRISCILLA/J)









