BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, menerapkan integrasi layanan primer sebagai bentuk transformasi kesehatan, sekaligus mengoptimalkan layanan publik.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotawaringin Timur Umar Kaderi di Sampit, Minggu, mengatakan, pemkab berkomitmen terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di bidang kesehatan, melalui inovasi dan terobosan yang menyesuaikan dengan perkembangan zaman.
"Integrasi layanan primer meliputi peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), pembiayaan kesehatan, dan teknologi kesehatan," terangnya.
Adapun tiga sasaran dalam penerapan program ini yaitu penerapan siklus hidup sebagai fokus integrasi pelayanan kesehatan, mendekatkan layanan hingga ke tingkat desa dan dusun, serta memperkuat pemantauan wilayah melalui digitalisasi dan pemantauan melalui dashboard situasi kesehatan per desa.
“Siklus hidup yang dimaksud adalah dari hamil, melahirkan, bayi, balita, remaja, dewasa, pra-lansia, hingga lansia. Selama itu mereka harus mendapat skrining layanan kesehatan,” ucapnya.
--page
Melalui skrining tersebut, pihaknya bisa mendeteksi suatu penyakit yang diderita seseorang, sehingga bisa dilakukan advokasi atau memberikan petunjuk bagi yang bersangkutan agar melaksanakan pengobatan lanjutan.
Sebaliknya jika hasil skrining dinyatakan sehat atau tidak mengidap penyakit apapun, pihaknya memberikan penyuluhan agar tetap melaksanakan pola hidup bersih dan sehat.
Terlepas dari program tersebut, pihaknya terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan, termasuk dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-59 diisi dengan serangkaian kegiatan yang melibatkan tenaga kesehatan dan masyarakat seperti lomba bulu tangkis, voli, dan tenis meja pada 8-11 November.
Selain itu ada lomba video penyuluhan terkait DBD untuk kalangan pelajar SD, SMP hingga SMA, dan lomba mewarnai untuk anak-anak TK. Kemudian juga digelar bakti sosial di Desa Regei Lestari Kecamatan Teluk Sampit berupa layanan kesehatan gigi dan mulut, kesehatan ibu hamil, dan pasien berpenyakit.
Kemudian puncak acara digelar pada 12 November 2023 di Taman Kota Sampit diisi dengan jalan sehat dan skrining kesehatan gratis.
“Kegiatan ini kami lakukan semata-mata agar masyarakat merasa kesehatan itu adalah milik kita semua, dengan menunjukkan cara hidup agar tetap sehat dan bugar. Insan kesehatan pun selalu memberikan yang terbaik untuk masyarakat Kotawaringin Timur,” kata Umar.
ANTARA









