BORNEONEWS, Kasongan - Sekitar 400 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Katingan secara mendadak diarahkan untuk masuk antrean tes urin. Mereka terkejut, tiba-tiba ada  hajatan seperti itu. Padahal mulai dari eselon II, III, dan IV  Selasa (26/4/2016) pagi diundang mengikuti rapat koordinasi di Gedung Selawah, Kasongan.  Sebelum rapat, tes narkoba tersebut berlangsung.

"Saya dapat undangan terkait rapat koordinasi. Dan baru tahu kalau ada tes urine hari ini," tutur Kepala Dinas Kesehatan Robertus Pamuriyanto.

Hal senada diungkapkan Lurah Kasongan Baru, Andre. "Saya baru dapat undangan pagi ini, dan tidak tahu juga kalau ada tes urin ini," sebutnya.

Namun demikian Lurah Andre mengapresiasi pihak pemerintah daerah yang bekerjasama dengan pihak Polres Katingan itu.

"Kita menyambut baik dengan adanya tes urin bagi pejabat ini, sehingga nantinya pejabat yang ada tidak akan main-main dengan narkoba," katanya.

Ada lebih dari 400 pejabat yang mengikuti tes urin itu. Bupati Ahmad Yantenglie dan wakilnya Sakariyas serta Sekda Nikodemus juga mengikuti tes urin itu.

Menurut Bupati Ahmad Yantenglie, tes urin bagi pejabar di daerahnya ini dilakukan agar pejabat di daerahnya bersih dari masalah narkoba. 

"Makanya ini dimulai dari pejabat dulu," katanya. (GP/*)