BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Muis mengatakan bahwa revitalisasi bahasa daerah diprogramkan pemerintah untuk menghidupkan kembali eksistensi bahasa daerah, terutama di kalangan generasi muda.
"Tentu kita berharap semoga revitalisasi Bahasa Daerah dapat menghidupkan kembali eksistensi bahasa daerah dan semakin dicintai oleh semua generasi, khususnya generasi muda," kata Muis dalam pembukaan Festival Tunas Bahasa Indonesia atau FTBI Provinsi Wilayah III yang diselenggarakan di Hotel Bahalap, Palangka Raya, Selasa, 21 November 2023.
Dalam kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari sejak 21 hingga 23 November 2023 mendatang ini Muis mengajak semua pihak untuk tidak malu menggunakan bahasa daerah, terutama generasi muda yang memang menjadi sasaran kegiatan FTBI ini.
"Kedepannya, kegiatan ini dapat menjadi ruang apresiasi yang positif agar kita semua semakin bangga menggunakan bahasa daerah," tutur Muis lagi.
Sementara itu, Plh Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah, Arthur Mukkun yang membuka kegiatan tersebut juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan tinggi atas kerja sama yang baik antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa melalui Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah.
--page
"Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah senantiasa memberikan apresiasi dan dukungan kepada semua pihak yang berkontribusi dalam upaya pelindungan bahasa dan sastra daerah," kata Arthur. (TESTI PRISCILLA/j)









